Ketat! BGN Wajibkan Mitra Tempatkan Pengawas Khusus Dapur Dini Hari

Celah kerawanan di dapur operasional SPPG yang sering kali berujung pada penurunan mutu makanan kini mulai ditutup rapat. BGN mewajibkan seluruh mitra dan yayasan pengelola untuk menempatkan personel khusus sebagai pengawas dapur yang didanai secara mandiri oleh pihak pengelola.

Kehadiran pengawas khusus ini diinstruksikan untuk berfokus pada jam-jam krusial pengolahan pangan, yakni mulai pukul 02.00 hingga 08.00 WIB. Rentang waktu dini hari hingga pagi hari dinilai sebagai masa paling rawan terjadinya penurunan kualitas pengolahan akibat faktor kelalaian maupun kelelahan petugas dapur.

Tugas utama pengawas dapur mencakup pemantauan disiplin kehadiran Kepala SPPG dan tim akuntan agar menjalankan fungsi manajerialnya secara penuh. Selain itu, pengawas bertanggung jawab memastikan seluruh proses pengolahan bahan baku, pemotongan, hingga prosedur penyajian berjalan presisi sesuai SOP.

Pengawasan ketat juga diterapkan sejak bahan baku pertama kali tiba di lokasi dapur. Petugas harus memverifikasi kualitas kesegaran bahan pangan, mengecek suhu penyimpanan, hingga mengawal seluruh proses distribusi agar makanan sampai ke tangan penerima manfaat dalam kondisi segar dan layak konsumsi.

Guna menjaga standardisasi dan objektivitas di lapangan, BGN bakal membagikan formulir checklist pengawasan harian. Formulir instrumen ini wajib diisi secara konsisten oleh pengawas dari mitra sebagai bukti audit operasional berkala yang dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah penempatan pengawas independen ini menjadi salah satu strategi preventif untuk menekan risiko kontaminasi dan keracunan makanan. Mitra pengelola diharapkan dapat menjalankan pengawasan melekat ini secara profesional tanpa kompromi demi menjaga keselamatan konsumsi anak-anak.